Khamis, 25 November 2010

Ministry of Moment : Just Like contest

This is firts time i joined any contest in like this. Hopefully ...THIS is MY GOOD LUCK!!!!


The contest was organised by Ministry Of Moment. To be honest, I'm knowing Shafiq Akmal or famously known as Sapex from Ministry of Moment about a year before. His works is SUPERB!!! Although I've not taking any of their packages before...but I always adore their hand works and always enjoy their works through  their official page Ministry of Moment  and also from Sapex's Facebook!!!
 I flipped through of their amazing pictures, my heart says " I wish I could have this for my wedding!!!!" ( I'm not married yet!!!..hehehe)..


So.....what are you waiting for?? GRAB THIS!!!! Cos we have an excellent opportunity for you to have your dream pictures taken by a SUPER-professional photographer and YOU TOO can pose like a superstar!



Here’s the deal.


Shafiq Akmal or famously known as Sapex from Ministry of Moment, who is also my official wedding photographer *ahem* has kindly offered to give away FREE photography package worth RM2,000 (inclusive of an album) to one lucky blogger. *OMG OMG BESHHHH!!!*

Not only that, 2 of you could also win 30% off for any photography package you choose! (That’s A LOT man!)


All you have to do is:

1. Search for MINISTRY OF MOMENT page in Facebook and click “Like”. (DONE)

2. Go to ‘Photos’ and find a folder named ‘Contest’. (DONE)

3. Pick one picture that you like from the folder and write a creative entry in your blog with the title; Ministry of Moment : Just Like contest and tell us why do you like that picture. (DONE)
4. Under the picture, type; source: Ministry of Moment with link http://www.ministryofmoment.com/ (DONE)

For example:
 

This is MY STORY :

I really like this picture. I saw this picture before this contest. I always go to Sapex's FB to see this pic. This is our friends picture..Am & his wife at South Korea (i think soo) during FC Marquis Trip.  This photo look so romantic!!! I’m really jealous to both of U!!!! Futhermore, it look very natural & spontaneous!!! I hope that I can have a photo like this….and also hope that I can go to South Korea to have a pic like this!!! (same place...different person of course!!!)

People out there…you should have MoM’s hand touch too!!!!

Who’s MoM
Who are they? A small, tightly knit group of professionals who, each in their own right, is instrumental in the creations at Ministry of moment. They are specialist in wedding, portraits and travel photography. They love to travel (like me!!!), as our grandparents said, the more we travel the we see. 

'”Some says a picture worth a thousand words. So please Ministry of Moment. Please make my precious moment worth a billion words'”


5. Once done, leave the permalink of your entry in the comment box of this entry together with your facebook’s username. (DONE)


Other information that you need to know:

1. You can enter as many entries as you like, and the entry can be either in English or Malay only.
2. There is no specific format for the entry. You can make it long, short, funny or even formal like Chedet ‘s blog, its all up to you based on your creativity. You can also add some information on everything you know about Ministry of Moment to add more points! ;) *hint hint*

3. Upload the yellow poster in your entry and you can place it anywhere. At the beginning, middle, or at the end of your story, doesn’t matter.

4. Contest ends : 30 November 2010 (12pm).
********************************

Simple right?

And just this to win the RM2,000 worth of prize??? Tell me you’re in!!!!

The photography package covers outdoor activity. So if you’re getting married, you can use it as your PRE or POST wedding pictures! If married, you can use it as your family photo.

If you not married (like me!!hehehe) AND ALSO not getting married any time soon, then just call up your bestfriends, pick a location that you want, and take lots and lots of BFF pictures! With the FREE album summore... OMG.... I yang excited! Really EXCLUSIVE!!!

So guys, what are you waiting for??? GRAB THIS!!!!
Tags:  Tilla ...Hawa....Yan...ROE... Ferro... Ieda.....Zaty..Ros...Aznil... Suriaamanda... Muz.......Eynda..

Rabu, 24 November 2010

Festival Malaysia Inovatif 2010

Dear Safinatunnajah Ahmadi,

Salam Sejahtera ahli MyIdeas!
Salam 1 Malaysia.
Kementerian Sains, Teknologi dan Inovasi (MOSTI) sebagai peneraju Malaysia Inovatif 2010 (MI2010) dengan kerjasama pelbagai Kementerian, Kerajaan Negeri dan Rakan Inovatif telah menganjurkan pelbagai program dan aktviti berasaskan inovasi dan kreativiti sepanjang tahun 2010. Sebagai acara kemuncak MI2010, Festival Malaysia Inovatif 2010 akan diadakan pada 24 hingga 26 November 2010 di Stadium Putra dan Tempat Letak Kereta, Bukit Jalil. Pelbagai acara menarik untuk seisi keluarga sudah dijadualkan. Singgahlah di Pavilion Yayasan Inovasi Malaysia di Khemah Pameran di tempat letak kereta A, Stadium Putra Bukit Jalil, dan ambil bahagian dalam acara-acara menarik termasuk pertandingan video inovatif, innovation jam, kelas tarian dan bermacam-macam lagi. Sebagai ahli berdaftar MyIdeas, anda akan menerima layanan istimewa!



MyIdeas

Pentadbir Portal
Yayasan Inovasi Malaysia

The MyIdeas Team
www.myideas.my

Sabtu, 20 November 2010

Pernahkah Kamu Berkorban Untuk Islam?

Saya menulis artikel ini dengan sebuah pertanyaan, pernahkah kita berkorban untuk Islam. Berkorban memberi apa yang kita suka. Memberi apa yang kita sayang. Memberi apa yang kita miliki. Memberi sesuatu yang kita simpan dan jaga, untuk kepentingan Islam sebagai agama kita. Baiklah, mungkin dengan bahasa sederhana saja. Pernahkah kita mengeluarkan uang kita dalam jumlah yang relative tidak sedikit untuk kepentingan agama kita? Ketika shalat jumat misalnya. Ada sebuah kotak yang disodorkan kepada kita, apa yang akan kita lakukan. Berapakah wang yang akan kita masukkan ke dalam kotak itu? limapuluh ringgitkah? sepuluh ringgit?atau malah hanya seringgit?

Ada banyak hal yang terlewat. Hidup kita yang masih muda sering kali merasa tidak perlu berkorban untuk agama kita. Malahan, kita lebih sering berkorban untuk hal hal di luar agama. Misalnya berkorban untuk persahabatan, untuk geng, untuk teman, untuk kekasih dan bahkan untuk sesuatu yang sangat mahal sekalipun. Semuanya terasa sangat ringan. Tetapi menjadi begitu berat bila pengorbanan itu untuk Islam.

Kita masih ingat betapa hebatnya Nabi kita Ibrahim yang mau berkurban untuk Allah dengan menyembelih anaknya sendiri. Sebagai seorang ayah yang sangat merindukan anaknya, dia rela menyerahkan anaknya kepada Allah. Sungguh ini merupakan pengorbanan yang besar.

“Sesungguhnya Ibrahim adalah seorang imam yang dapat dijadikan teladan lagi patuh kepada Allah dan hanif. Dan sekali-kali bukanlah dia termasuk orang-orang yang mempersekutukan (Tuhan)” (QS an-Nahl [16]: 120)

Dalam ayat lain, Allah Swt. berfirman (yang artinya): “Sesungguhnya pada mereka itu (Ibrahim dan umatnya) ada teladan yang baik bagimu; (yaitu) bagi orang-orang yang mengharap (pahala) Allah dan (keselamatan pada) Hari Kemudian. Dan barangsiapa yang berpaling, maka sesungguhnya Allah, Dia-lah yang Maha kaya lagi Maha Terpuji.” (QS al-Mumtahanah [60]: 6)

Nabi Ibrahim a.s telah menunjukkan sebuah teladan yang luar biasa kepada kita semua. Semangat pengorbanan beliau sama besarnya dengan semangat kecintaan beliau kepada Islam. Inilah yang hari ini tidak kita miliki. Kecintaan dan semangat pengorbanan kita masih sangat mungil.

Tentu saja pengorbanan ini bukanlah tanpa latihan. Ibrahim A.S sudah diuji oleh Allah dengan berbagai ujian ketakwaan. Dan Ibrahim dengan sukses telah melalui ujian-ujian itu. Ingatkah bagaimana Nabi Ibrahim meninggalkan istrinya sendirian di padang pasir? Semuanya itu adalah ujian untuk mengukur seberapa besar kemauan kita berkorban untuk Islam.

Masanya Latihan Berkorban

Dahulu ada seorang sahabat bernama Abdullah Ibnu Umar. Di usianya yang menginjak 13 tahun, sudah ingin ikut berjihad bersama Rasulullah saw. Beliau bersama sahabatnya yang bernama al-Barra’ ngotot ingin berperang bersama pasukan Rasulullah saw. dalam perang Badar. Namun oleh Rasulullah saw. ditolak karena masih kecil. Tahun berikutnya pada perang Uhud, beliau tetap ditolak. Hanya al-Barra’ yang boleh ikut. Barulah keinginannya yang tak tertahankan itu terpenuhi pada saat perang Ahzab, Rasulullah saw. memasukkannya ke dalam pasukan kaum muslimin yang akan memerangi kaum musyrikin. Subhanallah!

Kita perlu latihan untuk menjadi seorang Abdullah bin Umar. Pertama yang perlu kita lakukan adalah berlatih untuk mengendalikan nafsu. Nafsu inilah yang selalu membuat kita ego. Berfikir kepentingan sendiri. Selama kita ego, maka kita akan susah untuk berkorban.

Hawa nafsu hampir selalu sukses menggoda manusia yang lemah iman. Menyeret mereka ke dalam ruang maksiat karena tidak mendapatkan petunjuk dari Allah Swt. Benarlah firman Allah Ta’ala (yang artinya): “Dan siapakah yang lebih sesat daripada orang yang mengikuti hawa nafsunya dengan tidak mendapat petunjuk dari Allah sedikitpun. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.” (QS al-Qashash [28]: 50)

Dalam ayat lain, Allah Swt. berfirman (yang artinya): “Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya dan Allah membiarkannya berdasarkan ilmuNya dan Allah telah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan tutupan atas penglihatannya? Maka siapakah yang akan memberinya petunjuk sesudah Allah (membiarkannya sesat). Maka mengapa kamu tidak mengambil pelajaran?” (QS al-Jaatsiyah [45]: 23)

Hawa nafsu, adalah sebahagian yang perlu dipandu dengan benar. Memang, kita harus menyadari juga bahwa hawa nafsu tidak boleh dimatikan. Hawa nafsu hanya boleh direda atau dikendalikan. Tentu saja, direda atau dikendalikan dengan ajaran Islam. Bukan yang lain. Karena hanya Allah Swt. yang tahu betul karakter manusia. Itu sebabnya, permintaan Allah Swt. kepada manusia agar manusia taat kepadaNya, justru untuk keselamatan manusia itu sendiri. Untuk bisa meredam nafsu, tentu saja diperlukan pengorbanan untuk meninggalkan hal-hal yang menurut hawa nafsu sangat enak dan nikmat jika dilakukan.

Kedua, Mencuba berkorban dari yang kecil. Segala yang besar dimulai dari yang kecil. Cubalah untuk berkorban sedikit demi sedikit. Berkorban tenaga, waktu dan kesempatan untuk Islam. Kemudian meningkat dengan berkorban harta. Karana diri kita ini perlu untuk dididik. Apalagi jiwa yang kita miliki, mampu akan cenderung kepada nafsu. Maka harus selalu dijaga dan diarahkan menuju kepada kebaikan.

Terlibatlah dalam urusan kaum muslimin. Ringankanlah beban mereka. Cubalah untuk melakukan sesuatu dimana kamu sangat bermanfaat di bidang itu. Jangan sungkan, jangan ragu atau malu. Inilah masanya, Islam menunggu pengorbanan besar darimu. 

Sumber:
[muslimdaily.net] [terjah.com]

Career as Lecturer


I read this book last night. The author Dr. Norhasni Zainal Abidin was my favorite lecture when I was in Universiti Putra Malaysia (UPM). I really admire and adore her!!!. She also my Fellow in 11th College UPM ( I was a President there before). Finally, I bought her book and read it. The book is a good guideline for those who are lecturer and plan to be a lecturer or have an ambition to be a lecturer. Currently, I am a  Vocational Training Officer  at ADTEC Shah Alam. My job scopes not so far from lecturer's job scopes. Furthermore, we have many addition works rather than lecturing. 

After I read this book, I realize that a career as a lecture should be more suitable for me. Since, I have a Master Degree in Corporate Communication, my career pathway should changed. I love to have a career in engineering field. But, I feel that I am not competence enough to be there. Although I have a Bachelor  of Engineering in Computer & Communication System, and I was a IT Consultant before..I think my future career should be more than that. 

Now, I am planning for my PhD Degree. Actually, during Master Degree I have a dream to have a PhD. But, my main constraint is FINANCIAL. Then, I am not sure what research should I do for my PhD?? Since I am go through many backgrounds...from Islamic education (Arabic)....to Multimedia... to Computer Engineering.....then to Corporate Communication.. then Vocational Training....so.. what's next??

My friend who is my ex-boss Dr. Hassan Alli (in future : he is now doing his PhD) said that I should go to the field that I like and have passion there. But, actually I love all those field that I have joined before..because I only do what I like and really enjoy it!!! huh... Maybe I should have a career consultant...anybody???

Back to the story, a career as a lecturer was my dream when I was in primary school. My next dream is to be a scientist and businesswomen. I think that a career as a lecturer in university will fulfilled my dreams (lecturer + scientist +businesswomen). I can market myself if I have a PhD Degree...so...how to get a PhD?? 
to be continue.....

Jumaat, 19 November 2010

Happy 1st Month Birthday ~ Ammzhar Faress ~


Last month... 19.10.2010...Ammzhar Faress was born in HTAR Klang. 

first day at HTAR with Atok, Amer Najhme and Papa Adi...

HAPPY 1st month BITRHDAY !!!!!


...May Allah always bless U...Be a good BOY !!!

Today...in history...

As time went by very quickly,  I do not update my blog recently... It's almost 9 months.. huhuhu.. 
Huh! The reasons??
  1. I have nothing to story (it's it???)
  2. Nothing interesting happen in my life (really??)
  3. I have no time to update my blog (reason?? I have lots of work to do.)
  4. I am lazy. (hehehe)
  5. I have NO reason.....(that's TRUE)
So, today....here's my new template...since today I'm on leave... I have much time to do this!!!!

Jumaat, 5 Februari 2010

Monolog : Harapan

Pernahkah kamu memancing ikan? Kalau tak pernah memancing pernahkah kamu melihat orang memancing? Kalau tak pernah pun, bolehkah kamu bayangkan seseorang sedang memancing?

Baiklah, katakanlah kamu menemani seseorang yang sedang asyik memancing. Tiba-tiba mata kailnya disentap oleh seekor ikan dan dia segera memutar pemutar tali pancing. Sekali sekala dia menghenjut-henjut jorannya supaya mata kail semakin menyangkut mulut ikan.

Akhirnya, ikan itu dapat dinaikkan ke darat. Kamu lihat pemancing itu tersenyum lebar. Gembira benar hatinya. Kamu juga turut tersenyum kerana itu bermakna satu kemenangan.

Kamu turut ghairah melihat pemancing itu cuba membebaskan ikan daripada mata kailnya.

Tiba-tiba, setelah dia melepaskan mata kail daripada mulut ikan, dia mencampakkan kembali ikan itu ke air. Eh, apa hal? Kamu memandang pemancing itu dengan seribu tanda tanya, tapi dia bersahaja seolah-olah tindakannya itu tidak menimbulkan sebarang persoalan.

Kamu rasa apakah yang akan dideritai oleh ikan itu? Bolehkan ia menyambung hidup dengan mulutnya yang terluka atau mungkin juga isi perutnya yang telah robek?

Sudah tentu ia akan mengalami kesakitan sebelum akhirnya mati. Dengan mulut yang koyak dan perut yang robek, dia tentu tidak dapat mencari makanan, untuk berenang pun mungkin dia tidak mampu. Dia mungkin disisihkan oleh kawan-kawan kerana sudah tidak boleh aktif lagi.

Begitulah juga setelah kamu memberi banyak pengharapan kepada seseorang, setelah dia mula menyayangi kamu hendaklah kamu menjaga hatinya. Jangan sesekali terus meninggalkannya begitu sahaja kerana dia akan terluka oleh kenangan bersama kamu dan mungkin tidak dapat melupakan segalanya selagi dia mengingati kamu.

Sebab itu apabila kamu merelakan hati kamu untuk bercinta, seriuslah dalam tindakan dan keputusan kamu itu, sebab jika kamu hanya main-main, akan ada pihak yang menangis.

Tentu kamu dapat bayangkan betapa sakit dan menderitanya ikan menjalani hidupnya setelah dilemparkan kembali ke air. Begitulah, alangkah sakitnya hidup bersama hati yang robek kerana mengingati seseorang.

Cinta adalah fitrah manusia. ALLAH menjadikan cinta untuk memberi keseronokkan kepada hamba-hamba-Nya menjalani hidup mereka, tapi tahukah kamu lebih ramai orang yang menderita kerana cinta daripada yang berbahagia kerana cinta.

Kenapa jadi begitu?

Jika kamu sedang bercinta atau pun akan bercinta suatu hari nanti, peliharalah hatinya dan rencahilah cinta kamu dengan kejujuran, kesucian dan keikhlasan serta dasarkan cinta kamu kerana ALLAH. Hanya cinta yang begini akan kekal, selainnya pasti menempuh jalan berliku dan akhirnya menumpahkan air mata kesedihan.

Maka itu, jika kamu belum bersedia untuk berlaku jujur janganlah bercinta dulu. Jika kamu belum bersedia untuk setia janganlah cuba-cuba memberikan hati kepada orang lain. Sebab perbuatan yang sebegini akan hanya menghabiskan masa, membazirkan air mata dan perbuatan kamu itu akan memulakan satu derita...

Ingatlah, kita adalah apa yang kita usahakan.... Jangan sesekali memberikan harapan kepada orang lain, yang mana kita sendiri pun tidak pasti akan kesudahannya... Jika hari ini kita melukakan seseorang, suatu hari nanti kita pula akan dilukai seperti mana kita pernah melukakan dahulu.... Sesungguhnya setiap perbuatan itu akan ada balasannya...

***dipetik dari notes  rakan FB saya...

LIKE eh:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Categories

cinta (62) agama (58) islam (27) friends (24) jodoh (18) idea (13) doodles (9) career (8) mood (7) follower (5)